Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Langkah ini menegaskan komitmen KPK dalam memberantas praktik korupsi di sektor keuangan daerah.
Pengungkapan Kasus oleh KPK
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menyatakan bahwa jumlah tersangka dalam kasus ini mencapai lima orang. Namun, identitas mereka belum dapat diungkap secara publik hingga pengumuman resmi yang direncanakan pada akhir pekan ini.
“Sekitar lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Rincian identitas mereka akan diumumkan secara resmi pada Kamis atau Jumat nanti,” ujar Tessa dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/3).
Selain penetapan tersangka, KPK juga telah melakukan serangkaian penggeledahan di Bandung, Jawa Barat. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan adalah rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan terkait barang bukti yang berhasil ditemukan dalam operasi tersebut.
Penggeledahan dan Barang Bukti
Tim penyidik KPK melakukan penggeledahan pada Senin (10/3) sebagai bagian dari penyelidikan yang lebih luas terhadap dugaan korupsi di Bank BJB. Proses ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang telah diterbitkan sejak 27 Februari 2025.
Tessa menambahkan bahwa penyidik masih terus mengumpulkan bukti untuk memperkuat dugaan keterlibatan para tersangka. Namun, ia belum dapat merinci temuan spesifik dalam penggeledahan yang telah dilakukan.
“Penyidik sedang melakukan pendalaman terkait perkara ini. Setelah penggeledahan selesai, kami akan memberikan informasi lebih lanjut kepada publik,” kata Tessa.
Dampak Kasus terhadap Bank BJB
Kasus dugaan korupsi ini dikhawatirkan berdampak pada kredibilitas dan stabilitas Bank BJB sebagai salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia. Bank ini memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi Jawa Barat dan Banten, sehingga penyalahgunaan dana iklan dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat serta mitra bisnisnya.
Pihak Bank BJB sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Namun, pengamat ekonomi menilai bahwa transparansi dan akuntabilitas sangat dibutuhkan agar bank tetap dapat mempertahankan reputasi dan kepercayaan publik.
KPK Tegaskan Komitmen Pemberantasan Korupsi
Penetapan lima tersangka ini merupakan langkah lanjutan KPK dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi di sektor keuangan daerah. Dengan adanya kasus ini, KPK berharap dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang berupaya menyalahgunakan keuangan negara untuk kepentingan pribadi.
Masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan kasus ini dan mendukung transparansi dalam pengelolaan dana publik. Keputusan final mengenai status tersangka akan diumumkan setelah KPK menyelesaikan investigasi dan mengumpulkan bukti yang cukup.